Pemkab Pandeglang mulai menggagas pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di 16 Desa di 9 Kecamatan di Pandeglang. Program itu sengaja diluncurkan sebagai bentuk transparansi publik khususnya mengenai penyampaian informasi pembangunan desa, hal tersebut terungkap Saat Diskomsantik adakan Sosialisasi KIM sekaligus Memfasilitasi Pembentukan KIM di Kecamatan Cikeusik, Senin(02/11). Kepala Bidang (Kabid) Informasi Publik Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Kabupaten Pandeglang Doni Maulana mengatakan, program tersebut merupakan tugas yang diamanatkan melalui Peraturan Menkominfo Nonir 8 tahun 2010 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Perdesaan. “Kelompok itu dibentuk oleh masyarakat demi kepentingan penyampaian informasi kepada masyarakat,”katanya, kemarin.

Dia mengaku saat ini instansinya masih melakukan sosialisasi mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kelompok tersebut kepada masyarakat. “Masih kita sosialisasikan. Mudah-mudahan dengan adanya kelompok itu nanti masyarakat bisa mengetahui apa saja pembangunan yang dilakukan di semua desa. Ini juga sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik,” katanya.

Sementara Camat Cikeusik Dani Ramadani mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang telah di adakan oleh Diskomsantik tersebut, karena menurutnya KIM sangat penting membantu memyampaikan seluruh informasi di Kecamatan Cikeusik, “Saya apresiasi, KIM ini program yang membantu kita, segala kegiatan di Kecamatan akan terekspose dari mulai hasil Pembangunan atau kegiatan lainya, saya berharap agar peserta dapat memperhatikan apa yang disampaikam oleh pihak Diskomsantik,”Harapnya.